Press "Enter" to skip to content

Sekolah Khusus untuk yang Terkena Cerebral Palsy

Saat ini, banyak organisasi non-pemerintah berdedikasi untuk bekerja untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus tanpa memandang kelas, budaya, ras atau agama mereka. Dengan pendidikan memainkan peran penting dalam peningkatan masyarakat dan membawa perubahan sosial-ekonomi, mereka secara khusus berfokus pada mendidik anak-anak khusus melalui metodologi pengajaran yang disesuaikan. Para intervensionis mengidentifikasi masalah perilaku mereka terlebih dahulu, setelah itu, mencoba memahami kebutuhan mereka dan menyusun strategi yang sesuai.

Sesi Terapi untuk Rehabilitasi

Banyak dari LSM ini bertindak sebagai sekolah khusus untuk perawatan pendidikan-cum-day yang ditawarkan dengan kemampuan berbeda di bawah pengawasan guru dan staf yang terlatih. Di sini, anak-anak dengan kemampuan berbeda menjalani sesi terapi yang menggabungkan tarian, musik, yoga, seni dan kerajinan serta kegiatan ekstrakurikuler lainnya bersama dengan pendidikan untuk rehabilitasi. Mereka memiliki tim spesialis yang penuh dengan psikiater, pendidik khusus, psikolog, ahli terapi okupasi dan wicara serta guru akademis yang berkualifikasi yang melakukan penilaian dan melakukan konseling untuk memberi manfaat bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Meningkatkan Cacat Fungsional

Selain itu, sekolah-sekolah khusus ini memiliki koneksi dengan dokter gigi orto-dokter gigi, THT, spesialis anak dan neuro-psikiater untuk memberikan perawatan khusus kepada anak-anak. Jika kita berbicara tentang sekolah khusus untuk anak-anak yang terkena cerebral palsy, maka mereka tidak menganggapnya sebagai penyakit tetapi lebih seperti kondisi yang sulit disembuhkan. Padahal, kecacatan fungsional dapat ditingkatkan sampai taraf yang selaras dengan sekolah profesional. Anak-anak tersebut direhabilitasi melalui stabilisasi medis, intervensi dan identifikasi. Sekolah-sekolah ini merupakan anak-anak dengan cerebral palsy yang mengalami berbagai tingkat keparahan yang berasal dari berbagai latar belakang ekonomi dan sosial.

Melatih yang Berbeda Mampu

Pelatihan umumnya didasarkan pada terapi fisik, kategori anak, terapi okupasi, terapi wicara, peralatan yang secara fisik dibutuhkan oleh seorang anak dan karya kreatif semuanya di satu tempat berkoordinasi dengan kegiatan anak dan memantau perkembangan mereka secara efektif. . Anak-anak ini diasuh di tengah-tengah orang-orang terdekat mereka yang merawat mereka yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan diri mereka. Pelatihan ini dimaksudkan untuk membuat anak mandiri secara fisik, membuatnya lebih sosial dan bahagia. Rutinitas sekolah sehari-hari menanamkan lebih banyak disiplin diri pada anak dan selalu ada kecenderungan untuk menyerap lebih banyak dan berkinerja lebih baik sehingga meninggalkan dampak psikologis positif pada anak.

Pendekatan Positif untuk Hasil yang Diinginkan

Penyebab ini diambil oleh mereka menginduksi kebahagiaan, harapan dan kemandirian di usia penting anak-anak yang terkena cerebral palsy. Ini karena mereka berkeyakinan bahwa pendekatan positif dapat memberikan hasil terbaik untuk anak yang istimewa. Mereka menerima keterbelakangan mental sebagai suatu kondisi yang membatasi fungsi mental pada anak bersama dengan keterampilan untuk berkomunikasi, bersosialisasi serta merawat diri mereka sendiri. Keterbatasan ini membuat anak belajar dan berkembang secara bertahap.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *